![]() |
| 3 BOTOL RP 250.000,- 08170118881 |
EFICAS
MANGGIS plus MIKROBA bagi kesehatan
Kandungan Mikroba pada eficas juga sangat baik bagi kesehatan tubuh kita karena Eficas sebagai :
1. Cleansing yaitu membersihkan racun, zat toksin yang masuk kedalam tubuh melalui makanan dan minuman
2. Balancing yaitu bisa menyeimbangkan kecukupan asupan gizi supaya organ tubuh dapat berfungsi dengan baik.
3. Protecting yaitu mampu memberikan efek perlindungan (imunitas) dari serangan penyakit
4.Mampu memperbaiki metabolisme serta menurunkan kadar kolesterol darah dan lemak tak jenu dibawah kulit
Pengertian Mikroba (bakteri)
Menyebut
kata 'bakteri,' yang terbayang dalam benak kita adalah makhluk hidup
yang amat kecil dan menyebabkan penyakit, padahal, tidak semua bakteri
itu jahat.Yang baik juga banyak dan bahkan kita ternyata membutuhkan
bakteri jahat dan bakteri baik, keduanya harus seimbang.
Disisi
lain Manusia selalu menghadapi serangan penyakit yang disebabkan oleh
mikroorganisme yang masuk melalui makanan, minuman, debu dll
"Tungau debu" hanyalah satu dari jutaan organisme yang hidup bersama manusia tetapi tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.
Larva parasit yang sedang memasuki kulit manusia (gambar atas). Organisme ini berusaha mencapai pembuluh darah lewat kulit, dan berdiam di pembuluh, dengan tujuan untuk memperbanyak diri. Ia menggunakan taktik luar biasa agar lolos dari pasukan pertahanan tubuh, seperti menyamarkan diri dengan materi yang dirobeknya dari sel tuan rumah yaitu kulit kita.
Larva parasit yang sedang memasuki kulit manusia (gambar atas). Organisme ini berusaha mencapai pembuluh darah lewat kulit, dan berdiam di pembuluh, dengan tujuan untuk memperbanyak diri. Ia menggunakan taktik luar biasa agar lolos dari pasukan pertahanan tubuh, seperti menyamarkan diri dengan materi yang dirobeknya dari sel tuan rumah yaitu kulit kita.
Mekanisme
pertahanan tubuh yang merupakan garis terdepan dalam menghadapi
serangan kuman (bakteri patogen) adalah sistem kekebalan atau immunitas.
Hasil
riset menunjukkan bahwa 80% pertahanan tubuh berasal dari pencernaan
(perut).Usus bukan hanya berfungsi untuk penyerapan dan pencernaan
makanan tetapi juga merupakan bagian dari sistem imun terbesar dalam
tubuh yang mengatasi antigen dan zat berbahaya yang masuk.
Sedangkan
BAKTERI sudah ada dibumi sejak satu milyard tahun yang lalu. Mereka
hidup di air, tanah, udara, tempat yang lembab, didalam tubuh tumbuhan,
hewan, bahkan manusia dan menurut penelitian ternyata didalam tubuh
manusia dari ujung kepala sampai ujung kaki, terdapat paling sedikit 100 trilliun bakteri.
Umur baktery
Makhluk
mikroskopik yang pernah hidup 600.000 tahun silam ternyata masih hidup
hingga sekarang. Para peneliti melakukan sejumlah riset mengapa makhluk
hidup dari Kingdom Bacteria itu mampu bertahan hidup di lingkungan es
dengan suhu jauh di bawah nol derajat. Hasil laboratoris menunjukkan
bakteri memanfaatkan lingkungan es agar dapat memperpanjang usianya.
Thomas Gibert, salah satu anggota peneliti dari Universitas Kopenhagen,
Denmark menjelaskan, "Semakin dingin lingkungan, daya tahan DNA semakin
panjang."
Selama
600.000 tahun bakteri melakukan dormansi (tidur panjang) guna perbaikan
struktur DNA-nya. Selama masa dormansi, bakteri tidak aktif namun
bagian tubuh lainnya tetap melakukan metabolisme. Ini mendukung teori,
makhluk ini dapat ditemukan Mars dan Europa—salah satu bulan Jupiter.
Sebelumnya juga pernah ditemukan bakteri purba berumur 800.000 tahun,
akan tetapi tidak memanfaatkan lingkungan sebagai momen perpanjangan
umur.
Rahasia
bakteri dapat memperpanjang usianya ialah dengan merevisi DNA terus
menerus. Akan tetapi peneliti tidak menemukan DNA bakteri purba yang
utuh, kalaupun ada itu telah dikodekan. Jumlahnya pun tidak banyak,
hanya 100 nukleus (inti sel). Bakteri purba yang ditemukan saat
penggalian sebanyak 4.000pasang. Hasil uji karbondioksida menunjukkan bahwa metabolisme bakteri tersebut masih bekerja. Rahmadanil (kompas/wikipedia)
Cara perkembangan Bakteri
Bakteri
berkembangbiak dengan cara membelah diri. Dalam suhu 22 – 35 derajad
celcius, bakteri bisa membelah diri dari satu menjadi 8 juta hanya dalam
waktu 20 menit, dan dalam waktu 12 jam bisa menjadi 7 milyard bakteri.
Dari
teori tersebut manusia dalam posisi yang selalu terancam, melihat
kenyataan ini para medis mengambil langkah dengan mengumandangkan atau
menyatakan perang dengan bakteri, mereka membuat senjata untuk
mengalahkan bakteri, memang bakteri bisa dikalahkan dengan senjata yang dibuat oleh para medis yaitu antibiotika tapi
pada saat ini para medis merasa kewalahan dengan semakin beragamnya
bakteri yang mereka hadapi, salah satunya adalah HIV adalah sesuatu yang
menakutkan
ketika kita mendengarnya, untuk itu disamping kita memang mengharapkan
para medis menemukan senjata yang ampuh untuk mengalahkan HIV belum
bakteri yang lain, maka utuk mensikapi hal tersebut kami mengajak semua
kalangan baik penderita, para medis dan orang-orang yang berkopenten
dalam dunia kesehatan untuk mengobarkan bendera putih untuk bakteri (
bersahabat untuk mencapai kemenangan ) yaitu dengan bersahabat dengan
bakteri yang baik, yang bisa menolong kita serta melindungi kita dari
serangan bakteri adalah Trans Fit, untuk mengetahui lebih lanjut baca serta berusahalah untuk mengerti dan menerima hal yang terdengar konyol ini.
Bakteri menurut fungsinya
· Bakteri positif (sering disebut PROBIOTIK)
· Bakteri Negatif
Di dalam tubuh manusia, terutama yang mudah kita temui misalnya di dalam usus besar terdapat bakteri menguntungkan bagi kesehatan yang disebut sebagai bakteri komensal, dan sebaliknya ada pula bakteri berbahaya bagi kesehatan yang menyebabkan penyakit yang disebut bakteri patogen.
Bakteri
baik (positif) dan jahat (negatif) di dalam tubuh manusia tidak dapat
dihindari keberadaannya didunia ini. Mereka hidup berdampingan dan akan
saling mendesak manakala dukungan makanan berkurang. Ada sebuah kutipan
yang mengatakan bahwa ''Masalah baru timbul apabila jumlah bakteri jahat, yaitu yang bersifat patogen (penyebab penyakit), berlebihan”.
Bakteri dalam tubuh dipengaruhi oleh
· Usia,
· Makanan dan
· Status kesehatan yang bersangkutan.
Dalam
kondisi sakit, terutama dalam keadaan diare baik karena obat-obatan
atau penyakit usus lainnya, demikian juga pada lanjut usia (lansia),
probiotik bekerja memelihara keseimbangan bakteri
dalam saluran cerna kita, dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh
melalui peningkatan kerja sel makrofag di dalam tubuh dan pelepasan
antibodi. Seperti dicontahkan pada gambar dibawah ini, yaitu bagaimana
mikrofak tahap demi tahap menjaraing serta memakan bakteri yang
merugikan
Prinsip kerja Bakteri
Dengan memanfaatkan kemampuan mikroorganisme dalam menguraikan rantai panjang karbohidrat, protein dan lemak. Kemampuan ini diperoleh karena adanya enzim-enzim khusus yang dimiliki oleh mikroorganisme untuk memecah ikatan.
Pemecahan
molekul kompleks menjadi molekul sederhana dengan tujuan mempermudah
penyerapan oleh saluran cerna manusia, selain itu, mikroorganisme
pemecah ini memperoleh keuntungan berupa energi yang diperoleh dari
hasil perombakan molekul kompleks.
Cara kerja bakteri dalam tubuh manusia
Di
dalam usus besar, bakteri positif mencerna serat makanan larut air
melalui proses fermentasi menjadi asam lemak dengan rantai pendek,
seperti asam butirat, propionat, dan asetat.Pertumbuhan
bakteri positif yang menyehatkan juga menghambat pertumbuhan bakteri
"jahat" dalam usus sehingga daya tahan usus meningkat. Juga mengurangi
proses peradangan dan kerusakan selaput lendir usus. Faktor inilah yang
dianggap mampu memperbaiki kondisi eksim atopik pada anak.Asam
butirat ini merupakan "makanan" utama sel-sel normal usus halus dan
menghambat pertumbuhan sel-sel abnormal, seperti sel kanker, tumor serta
sel-sel yang merugikan bagi kesehatan kita.
Asam
butirat juga mampu berfungsi menurunkan kadar kolesterol dalam darah,
yaitu dengan cara menurunkan produksi kolesterol serta meredistribusikan
kolesterol dari darah ke hati. Selain itu, terjadi juga peningkatan
dekonjugasi asam empedu dengan akibat penyerapan asam empedu menjadi
terganggu, dan lebih banyak dibuang melalui feces, sehingga
lebih banyak kolesterol yang dipakai untuk menghasilkan asam empedu dan
tidak terjadinya penumpukan lemak tak jenu yang biasanya menumpuk
dibawah kulit.
Bakteri
positif juga berfungsi dapat mengaktifkan sel darah putih serta limpa
yang bertanggung jawab terhadap sistem pertahanan atau immunitas tubuh manusia. Sehingga dengan meningkatnya sistem pertahanan tubuh dapat mencegah timbulnya tumor dan kanker.
Fungsi bakteri dalam tubuh
1. Membantu pembersihan fungsi saluran pencernaan.
2. Pertumbuhan
bakteri positif dapat menghambat berkembangnya bakteri negatif (jahat)
dalam usus. Bakteri juga berfungsi menjaga kebersihan dan membentuk
keseimbangan bakteri dalam usus.
Dibawah ini adalah proses terjadinya penumpukan Toksin dalam usus besar :
|
a) 24-28 jam – Sisa makanan dibuang dari system pencernaan feses
b) 72 jam – pembentukan kotoran tersumbat
c) Sisa-sisa makanan akan membusuk berfermentasi, sehingga menghasilkan bacteria didalam usus besar
d) 4. Kotoran yang tersumbat dalam usus lebih dari 5 kg dapat menyebabkan Autotoksifikasi.
e) Ammonia ( toksin hati)
1) Nitrosamine, indola and sakatole (toksin kanker)
2) Pnenols and cresols (pemacu kanker)
3) Estrogen (toksin kanker, pemacu kanker payudara)
4) Secondary bile acid (toksin kanker)
|
|
|
MANFAAT EFICAS
1. Meningkatkan fungsi hati serta mampu mencegah penyakit hati.
2. Protein
yang terkandung dalam makanan dapat diuraikan dan diserap oleh asam
lambung. Sebagian protein diubah oleh bakteri jahat menjadi amino, fenol
dan zat-zat beracun lain. Zat-zat beracun ini diserap oleh usus, dan
hati melakukan fungsinya sebagai penawar racun serta memperlambat proses penuaan.
3. Menurunkan kolesterol darah.
4. Bakteri
positif dapat mengontrol peningkatan kadar kolesterol dalam darah
termasuk lemak tak jenu dan menyesuaikan kadar kolesterol.
5. Mencegah sembelit dan diare.
6. Asam
asetat dan asam laktat serta asam organik lain yang menghasilkan
bakteri positif dapat mencegah berkembangnya virus dan bakteri yang
dapat menimbulkan diare serta memiliki fungsi mempercepat fungsi usus
yang dapat membuat buang air besar lancar sehingga pada akhirnya dapat
mencegah timbulnya diare dan sembelit.
7. Mencegah infeksi yang berasal dari bakteri.
8. Bakteri
positif yang banyak dihasilkan dari asam laktat dan asam asetat dapat
mempertahankan pH di dalam usus pada kisaran 4,5 s/d 5,5 sehingga dapat
mencegah perkembangbiakan bakteri yang dapat menimbulkan penyakit,
selain itu dapat mencegah infeksi. Risiko timbulnya diare, radang usus,
dan timbulnya kanker hati bisa dikurangi.
9. Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit.
10. Bakteri
positif dapat mengaktifkan sel darah putih serta limpa yang bertanggung
jawab terhadap sistem pertahanan tubuh. Dengan meningkatnya sistem
pertahanan tubuh hingga dapat mencegah timbulnya tumor dan kanker.
11. Mendorong fungsi pencernaan gizi dan vitamin
12. Bakteri
positif dapat mengurai laktosa dan protein, membuat senyawa vitamin B1,
B2, B6, B12 dan K, serta mendorong penggunaan gizi di seluruh tubuh
(menuju metabolisme sempurna).
13. Memperbaiki metabolisme tubuh.
14. Orang
yang ketika minum susu mengalami sakit perut itu karena tubuh mereka
tidak bisa mengeluarkan laktosa yang mampu mengurai karbohidrat dari
dalam susu. Bakteri probiotik dapat memproduksi banyak laktosa dan dapat
memperbaiki metabolisme.
sehat dengan bakteri
Cara murah dan sederhana untuk membuat dapur tubuh menjadi sehat dan bersih adalah beternak bakteri sehat di dalam usus.
Mari
kita menambah banyak penduduk usus dengan sahabat-sahabat yang baik dan
tak diragukan lagi loyalitas dan jasanya demi membangun mesin
pencernaan yang lancar. Mereka dengan tulus memberi kita hadiah hidup
yang sehat dan bugar''.
untuk
menjaga keseimbangan mikroflora usus perlu konsumsi makanan seimbang,
menghindari obat antibiotika, serta mengonsumsi makanan yang mengandung
probiotik
Terdapat Kandungan :
|
1,5.1010cfu/ml
2,3.1011cfu/ml
1,0.1011cfu/10ml
2,3.1011cfu/1,0ml
2,1.1011cfu/0,1ml
6,0.1010cfu/Nilai MPN/100c
|
Lactobacilus sp….
BPF……………..
Pseudomonas sp..
Azotobanter sp…
Rhizobium sp…..
Selulolitik sp……
Bakteri Selulolitik sp
Bakteri selulitik dan lactobacillus
Bakteri
Selulotik menghasilkan zat antibiotik. Karenanya bakteri ini dapat
membantu tanaman dalam menangkal atau bertahan dari serangan
pathogen-pathogen tanaman.
Bakteri
kelompok bacillus sp. (bakteri selulolitik) bersama Lactobacillus sp
merupakan bakteri kelompok antibiotik dan probiotik. Mikroba probiotika
menghasilkan asam laktat dan bakteri selulolitik menghasilkan enzim
selulose, keduanya membantu dalam proses penguraian bahan organik tanah
(memecah komponen serat selulose dan lignoselulose dari limbah pertanian
sehingga dapat meningkatkan hara tanah).
FUNGSI LACTOBACILLUS
ØMerubah laktosa dan gula menjadi asam laktat.
ØMempunyai sifat membusukkan untuk zat-zat yang tidak berguna.
ØAsam laktat membuat sekelilingnya bersifat asam dan menghambat pertumbuhan bakteri lain
ØMencegah perkembangan kanker dan HIV Aids.
Fungsi asam laktat
1) Merubah laktosa dan gula menjadi asam laktat.
2) Mempunyai sifat membusukkan untuk zat-zat yang tidak berguna.
3) Asam laktat membuat sekelilingnya bersifat asam dan menghambat pertumbuhan bakteri lain.
4) Mencegah perkembangan kanker dan HIV Aids.


0 komentar:
Posting Komentar