Senin, 25 November 2013



PRODUK SMART PLAN UP - BISNIS SMART PLAN - JUAL PRODUK SMART PLAN UP
3 BOTOL RP 250.000,- 08170118881


EFICAS


MANGGIS plus MIKROBA bagi kesehatan


Kandungan Mikroba pada eficas juga sangat baik bagi kesehatan tubuh kita karena Eficas sebagai :

1. Cleansing yaitu membersihkan racun, zat toksin yang masuk kedalam tubuh melalui makanan dan minuman
2.      Balancing yaitu bisa menyeimbangkan kecukupan asupan gizi supaya organ tubuh dapat berfungsi dengan baik.
3.      Protecting yaitu mampu memberikan efek perlindungan (imunitas) dari serangan penyakit
4.Mampu memperbaiki metabolisme serta menurunkan kadar kolesterol darah dan lemak tak jenu dibawah kulit


Pengertian Mikroba (bakteri)


Menyebut kata 'bakteri,' yang terbayang dalam benak kita adalah makhluk hidup yang amat kecil dan menyebabkan penyakit, padahal, tidak semua bakteri itu jahat.Yang baik juga banyak dan bahkan kita ternyata membutuhkan bakteri jahat dan bakteri baik, keduanya harus seimbang.
Disisi lain Manusia selalu menghadapi serangan penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme yang masuk melalui makanan, minuman, debu dll 
"Tungau debu" hanyalah satu dari jutaan organisme yang hidup bersama manusia tetapi tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.
Larva parasit yang sedang memasuki kulit manusia (gambar atas). Organisme ini berusaha mencapai pembuluh darah lewat kulit, dan berdiam di pembuluh, dengan tujuan untuk memperbanyak diri. Ia menggunakan taktik luar biasa agar lolos dari pasukan pertahanan tubuh, seperti menyamarkan diri dengan materi yang dirobeknya dari sel tuan rumah yaitu kulit kita.

Mekanisme pertahanan tubuh yang merupakan garis terdepan dalam menghadapi serangan kuman (bakteri patogen) adalah sistem kekebalan atau immunitas. Hasil riset menunjukkan bahwa 80% pertahanan tubuh berasal dari pencernaan (perut).Usus bukan hanya berfungsi untuk penyerapan dan pencernaan makanan tetapi juga merupakan bagian dari sistem imun terbesar dalam tubuh yang mengatasi antigen dan zat berbahaya yang masuk.

Sedangkan BAKTERI sudah ada dibumi sejak satu milyard tahun yang lalu. Mereka hidup di air, tanah, udara, tempat yang lembab, didalam tubuh tumbuhan, hewan, bahkan manusia dan menurut penelitian ternyata didalam tubuh manusia dari ujung kepala sampai ujung kaki, terdapat paling sedikit 100 trilliun bakteri.

Umur baktery


Makhluk mikroskopik yang pernah hidup 600.000 tahun silam ternyata masih hidup hingga sekarang. Para peneliti melakukan sejumlah riset mengapa makhluk hidup dari Kingdom Bacteria itu mampu bertahan hidup di lingkungan es dengan suhu jauh di bawah nol derajat. Hasil laboratoris menunjukkan bakteri memanfaatkan lingkungan es agar dapat memperpanjang usianya. Thomas Gibert, salah satu anggota peneliti dari Universitas Kopenhagen, Denmark menjelaskan, "Semakin dingin lingkungan, daya tahan DNA semakin panjang."

Selama 600.000 tahun bakteri melakukan dormansi (tidur panjang) guna perbaikan struktur DNA-nya. Selama masa dormansi, bakteri tidak aktif namun bagian tubuh lainnya tetap melakukan metabolisme. Ini mendukung teori, makhluk ini dapat ditemukan Mars dan Europa—salah satu bulan Jupiter. Sebelumnya juga pernah ditemukan bakteri purba berumur 800.000 tahun, akan tetapi tidak memanfaatkan lingkungan sebagai momen perpanjangan umur.

Rahasia bakteri dapat memperpanjang usianya ialah dengan merevisi DNA terus menerus. Akan tetapi peneliti tidak menemukan DNA bakteri purba yang utuh, kalaupun ada itu telah dikodekan. Jumlahnya pun tidak banyak, hanya 100 nukleus (inti sel).  Bakteri purba yang ditemukan saat penggalian sebanyak 4.000pasang. Hasil uji karbondioksida menunjukkan bahwa metabolisme bakteri tersebut masih bekerja. Rahmadanil (kompas/wikipedia)

Cara perkembangan Bakteri


Bakteri berkembangbiak dengan cara membelah diri. Dalam suhu 22 – 35 derajad celcius, bakteri bisa membelah diri dari satu menjadi 8 juta hanya dalam waktu 20 menit, dan dalam waktu 12 jam bisa menjadi 7 milyard bakteri.
  

 Dari teori tersebut manusia dalam posisi yang selalu terancam, melihat kenyataan ini para medis mengambil langkah dengan mengumandangkan atau menyatakan perang dengan bakteri, mereka membuat senjata untuk mengalahkan bakteri, memang bakteri bisa dikalahkan dengan senjata yang dibuat oleh para medis yaitu antibiotika tapi pada saat ini para medis merasa kewalahan dengan semakin beragamnya bakteri yang mereka hadapi, salah satunya adalah HIV adalah sesuatu yang menakutkan ketika kita mendengarnya, untuk itu disamping kita memang mengharapkan para medis menemukan senjata yang ampuh untuk mengalahkan HIV belum bakteri yang lain, maka utuk mensikapi hal tersebut kami mengajak semua kalangan baik penderita, para medis dan orang-orang yang berkopenten dalam dunia kesehatan untuk mengobarkan bendera putih untuk bakteri ( bersahabat untuk mencapai kemenangan ) yaitu dengan bersahabat dengan bakteri yang baik, yang bisa menolong kita serta melindungi kita dari serangan bakteri adalah Trans Fit, untuk mengetahui lebih lanjut baca serta berusahalah untuk mengerti dan menerima hal yang terdengar konyol ini.

Bakteri menurut fungsinya


·         Bakteri positif (sering disebut PROBIOTIK)
·         Bakteri Negatif

Di dalam tubuh manusia, terutama yang mudah kita temui misalnya di dalam usus besar terdapat bakteri  menguntungkan bagi kesehatan yang disebut sebagai bakteri komensal, dan sebaliknya ada pula bakteri berbahaya bagi kesehatan yang menyebabkan penyakit yang disebut bakteri patogen.

Bakteri baik (positif) dan jahat (negatif) di dalam tubuh manusia tidak dapat dihindari keberadaannya didunia ini. Mereka hidup berdampingan dan akan saling mendesak manakala dukungan makanan berkurang. Ada sebuah kutipan yang mengatakan bahwa ''Masalah baru timbul apabila jumlah bakteri jahat, yaitu yang bersifat patogen (penyebab penyakit), berlebihan”.








Bakteri dalam tubuh dipengaruhi oleh



·         Usia,
·         Makanan dan
·         Status kesehatan yang bersangkutan.

Dalam kondisi sakit, terutama dalam keadaan diare baik karena obat-obatan atau penyakit usus lainnya, demikian juga pada lanjut usia (lansia), probiotik bekerja memelihara keseimbangan bakteri dalam saluran cerna kita, dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh melalui peningkatan kerja sel makrofag di dalam tubuh dan pelepasan antibodi. Seperti dicontahkan pada gambar dibawah ini, yaitu bagaimana mikrofak tahap demi tahap menjaraing serta memakan bakteri yang merugikan



Prinsip kerja Bakteri


Dengan memanfaatkan kemampuan mikroorganisme dalam menguraikan rantai panjang karbohidrat, protein dan lemak. Kemampuan ini diperoleh karena adanya enzim-enzim khusus yang dimiliki oleh mikroorganisme untuk memecah ikatan.

Pemecahan molekul kompleks menjadi molekul sederhana dengan tujuan mempermudah penyerapan oleh saluran cerna manusia, selain itu, mikroorganisme pemecah ini memperoleh keuntungan berupa energi yang diperoleh dari hasil perombakan molekul kompleks.


Cara kerja bakteri dalam tubuh manusia


Di dalam usus besar, bakteri positif mencerna serat makanan larut air melalui proses fermentasi menjadi asam lemak dengan rantai pendek, seperti asam butirat, propionat, dan asetat.Pertumbuhan bakteri positif yang menyehatkan juga menghambat pertumbuhan bakteri "jahat" dalam usus sehingga daya tahan usus meningkat. Juga mengurangi proses peradangan dan kerusakan selaput lendir usus. Faktor inilah yang dianggap mampu memperbaiki kondisi eksim atopik pada anak.Asam butirat ini merupakan "makanan" utama sel-sel normal usus halus dan menghambat pertumbuhan sel-sel abnormal, seperti sel kanker, tumor serta sel-sel yang merugikan bagi kesehatan kita.

 Asam butirat juga mampu berfungsi menurunkan kadar kolesterol dalam darah, yaitu dengan cara menurunkan produksi kolesterol serta meredistribusikan kolesterol dari darah ke hati. Selain itu, terjadi juga peningkatan dekonjugasi asam empedu dengan akibat penyerapan asam empedu menjadi terganggu, dan lebih banyak dibuang melalui feces, sehingga lebih banyak kolesterol yang dipakai untuk menghasilkan asam empedu dan tidak terjadinya penumpukan lemak tak jenu yang biasanya menumpuk dibawah kulit.

Bakteri positif juga berfungsi dapat mengaktifkan sel darah putih serta limpa yang bertanggung jawab terhadap sistem pertahanan atau immunitas  tubuh manusia. Sehingga dengan meningkatnya sistem pertahanan tubuh dapat mencegah timbulnya tumor dan kanker.


Fungsi bakteri dalam tubuh

1.      Membantu pembersihan fungsi saluran pencernaan.
2.      Pertumbuhan bakteri positif dapat menghambat berkembangnya bakteri negatif (jahat) dalam usus. Bakteri juga berfungsi menjaga kebersihan dan membentuk keseimbangan bakteri dalam usus.

                        Dibawah ini adalah proses terjadinya penumpukan Toksin dalam usus besar :
a)       24-28 jam – Sisa makanan dibuang dari system pencernaan feses
b)       72 jam – pembentukan kotoran tersumbat
c)       Sisa-sisa makanan akan membusuk berfermentasi, sehingga menghasilkan bacteria didalam usus besar
d)       4. Kotoran yang tersumbat dalam usus lebih dari 5 kg dapat menyebabkan Autotoksifikasi.
e)       Ammonia ( toksin hati)
1)       Nitrosamine, indola and sakatole (toksin kanker)
2)       Pnenols and cresols (pemacu kanker)
3)       Estrogen (toksin kanker, pemacu kanker payudara)
4)       Secondary bile acid (toksin kanker)
  MANFAAT EFICAS
1.      Meningkatkan fungsi hati serta mampu mencegah penyakit hati.
2.      Protein yang terkandung dalam makanan dapat diuraikan dan diserap oleh asam lambung. Sebagian protein diubah oleh bakteri jahat menjadi amino, fenol dan zat-zat beracun lain. Zat-zat beracun ini diserap oleh usus, dan hati melakukan fungsinya sebagai penawar racun serta  memperlambat proses penuaan.
3.      Menurunkan kolesterol darah.
4.      Bakteri positif dapat mengontrol peningkatan kadar kolesterol dalam darah termasuk lemak tak jenu dan menyesuaikan kadar kolesterol.
5.      Mencegah sembelit dan diare.
6.      Asam asetat dan asam laktat serta asam organik lain yang menghasilkan bakteri positif dapat mencegah berkembangnya virus dan bakteri yang dapat menimbulkan diare serta memiliki fungsi mempercepat fungsi usus yang dapat membuat buang air besar lancar sehingga pada akhirnya dapat mencegah timbulnya diare dan sembelit.
7.      Mencegah infeksi yang berasal dari bakteri.
8.  Bakteri positif yang banyak dihasilkan dari asam laktat dan asam asetat dapat mempertahankan pH di dalam usus pada kisaran 4,5 s/d 5,5 sehingga dapat mencegah perkembangbiakan bakteri yang dapat menimbulkan penyakit, selain itu dapat mencegah infeksi. Risiko timbulnya diare, radang usus, dan timbulnya kanker hati bisa dikurangi.
9.  Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit.
10.  Bakteri positif dapat mengaktifkan sel darah putih serta limpa yang bertanggung jawab terhadap sistem pertahanan tubuh. Dengan meningkatnya sistem pertahanan tubuh hingga dapat mencegah timbulnya tumor dan kanker.
11.  Mendorong fungsi pencernaan gizi dan vitamin
12.  Bakteri positif dapat mengurai laktosa dan protein, membuat senyawa vitamin B1, B2, B6, B12 dan K, serta mendorong penggunaan gizi di seluruh tubuh (menuju metabolisme sempurna).
13.  Memperbaiki metabolisme tubuh.
14.  Orang yang ketika minum susu mengalami sakit perut itu karena tubuh mereka tidak bisa mengeluarkan laktosa yang mampu mengurai karbohidrat dari dalam susu. Bakteri probiotik dapat memproduksi banyak laktosa dan dapat memperbaiki metabolisme.


sehat dengan bakteri
Cara murah dan sederhana untuk membuat dapur tubuh menjadi sehat dan bersih adalah beternak bakteri sehat di dalam usus.
Mari kita menambah banyak penduduk usus dengan sahabat-sahabat yang baik dan tak diragukan lagi loyalitas dan jasanya demi membangun mesin pencernaan yang lancar. Mereka dengan tulus memberi kita hadiah hidup yang sehat dan bugar''.
untuk menjaga keseimbangan mikroflora usus perlu konsumsi makanan seimbang, menghindari obat antibiotika, serta mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik



Terdapat Kandungan :
1,5.1010cfu/ml
2,3.1011cfu/ml
1,0.1011cfu/10ml
2,3.1011cfu/1,0ml
2,1.1011cfu/0,1ml
6,0.1010cfu/Nilai MPN/100c

 


Lactobacilus sp….
BPF……………..
Pseudomonas sp..
Azotobanter sp…
Rhizobium sp…..
Selulolitik sp……

Bakteri Selulolitik sp


Bakteri selulitik dan lactobacillus

Bakteri Selulotik menghasilkan zat antibiotik. Karenanya bakteri ini dapat membantu tanaman dalam menangkal atau bertahan dari serangan pathogen-pathogen tanaman.

Bakteri kelompok bacillus sp. (bakteri selulolitik) bersama Lactobacillus sp merupakan bakteri kelompok antibiotik dan probiotik. Mikroba probiotika menghasilkan asam laktat dan bakteri selulolitik menghasilkan enzim selulose, keduanya membantu dalam proses penguraian bahan organik tanah (memecah komponen serat selulose dan lignoselulose dari limbah pertanian sehingga dapat meningkatkan hara tanah).

FUNGSI  LACTOBACILLUS 
ØMerubah laktosa dan gula menjadi asam laktat.
ØMempunyai sifat membusukkan untuk zat-zat yang tidak berguna.
ØAsam laktat membuat sekelilingnya bersifat asam dan menghambat pertumbuhan bakteri lain
ØMencegah perkembangan kanker dan HIV Aids.

Fungsi asam laktat

1)      Merubah laktosa dan gula menjadi asam laktat.
2)      Mempunyai sifat membusukkan untuk zat-zat yang tidak berguna.
3)      Asam laktat membuat sekelilingnya bersifat asam dan menghambat pertumbuhan bakteri lain.
4)      Mencegah perkembangan kanker dan HIV Aids. 


Posted by Unknown on Senin, November 25, 2013  No comments »

0 komentar:

Posting Komentar

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter

Search